Dinas LH Pasangkayu Giat Tangani Kolam Penampung Limbah PT PSL

oleh -139 Dilihat

Dinas LH Pasangkayu Giat Tangani Kolam Penampung Limbah PT PSL

Pasangkayu-makassarpena.com. Warga Dusun Kapaha, Desa Kasano, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu 03/12/2022 kembali dikejutkan dengan adanya liquid asing yang merembes masuk ke Sungai Majene.

Mereka cukup gerih, karena sungai ini adalah tumpuan utama masyarakat Kapaha untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian. Kalau untuk keperluan air bersih untuk masak Sungai Majene ini, tidak memungkinkan lagi.

Atas kejadian yang mengarah keproblem pencemaran lingkungan ini, sumber pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasangkayu menyebutkan bahwa benar telah terjadi kebocoran atau jebol pada kolam penampungan limbah PT Palma Sumber Lestari (PSL), itu mengalir ke Sungai Majene, Dinas LH turun langsung meninjau ke lokasi kejadian.

” Karena itu akibat dari inseden ini kami telah meminta kepada pihak PT Palma untuk memperbaiki kolam penampungan limbahnya serta membersihkan sungai, atau menetralisir air sungai yang terkena rembesan limbah ini,” kata sumber yang tidak mau disebut namanya.

Kata sumber pada DLH Pasangkayu ini, terkait dengan dukumen ijin-ijin lingkungan PT PSL, itu semua dilakukan oleh pihak DLH Provinsi Sulawesi Barat. Katanya, DLH Pasangkayu hanya mengawasi saja.

Dikatakannya pula, bahwa PT PSL untuk sekarang ini masih tarap uji coba dari pihak penyedia pabrikasi. Itu akan berlansung selama setahun. Jadi belum dalam taraf operasional.

Lanjut sumber, pihak DLH Pasangkayu katakan kalau mau kejelasan, lebih detailnya langsung saja ketemu dengan pihak PT PSL kenapa bisah jebol tempat penampungan limbahnya tersebut.

Pada sisi lain, atas jebolnnya kolam penampung limbah PT PSL ini, warga petambak di Desa Kasano yang dikonfirmasi lewat WhatsApp katakan bahwa, mereka sementara melakukan pembenahan air tambak yang tercemar, yang menjadi was-was lagi jika sungai yang menjadi sumber air tercemar.
( Udin Virgo )

No More Posts Available.

No more pages to load.