Masyarakat Bonne Unjuk Rasa di Depan UPT SMAN 5 Pinrang

oleh
oleh

Masyarakat Bonne Unjuk Rasa di Depan UPT SMAN 5 Pinrang

Pinrang-makassarpena.com. Unit Pelaksana Tehnis Sekolah Menengah Atas Negeri  ( UPT SMAN ) 5 Pinrang digeruduk masyarakat dari Dusun Bonne Desa Sipatuo , pasalnya mereka tidak diterima di SMAN 5 Pinrang.

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala dinas kesehatan Dr. Hj NILAL FAUZIAH beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Dirut RSUD TAKALAR Dr. RUSLAN RAMLI, Amd.Kes beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan RIFANY, S.Ip., M.Si mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Bidang DIKDAS RAKMADI, S.Pd., M.Pd beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64.

Puluhan masyarakat Bonne berdemo di depan UPT SMAN 5 Pinrang mereka menuntut agar dapat diterima di SMAN 5 Pinrang.

Mustamin yang mewakili para pendemo membawakan aspirasi sekaligus mempertanyakan perihal anak anak mereka yang tinggal di Dusun Sipatuo untuk dapat diterima di sekolah ini.

Menurutnya lagi, banyak anak anak kami dari 3 Dusun yaitu, Bonne, Jampu, dan Dabo tidak diterima di sekolah ini padahal mereka berada di dalam Zona Desa Sipatuo yang menurut mereka berada sangat dekat dengan sekolah ini.

Ditambahkannya jika mereka tidak diterima di sini mereka harus sekolah dimana.

” Harus ada solusi yang diberikan pihak sekolah, mereka menuntut agar anak mereka diterima di tempat ini,” harapnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Malimpung yang enggan disebut namanya menuturkan rasa kesalnya sebab banyak anak yang tidak diterima padahal mereka tinggal di sekitar sekolah SMAN 5 Urung Pinrang.

Turut dihadiri Kapolsek Patampanua Iptu Sukri, anggota DPRD Pinrang Kasman, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Sipatuo Ali Mappa, dan Wakil Kepala Sekolah.

252 orang untuk 7 kelas yang akan diterima di sekolah ini, bahkan menurut pihak sekolah semakin banyak siswa yang diterima semakin baik, hanya saja menurutnya terbatas oleh ruangan kelas yang kebetulan hanya menamatkan 7 kelas,  berarti hanya menerima 7 kelas. (ys)

No More Posts Available.

No more pages to load.