DPMPTSP Gelar Bimtek Pelaku UMKM

oleh
oleh

DPMPTSP Gelar Bimtek Pelaku UMKM

Pangkep-makassarpena.com. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pangkep melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) kepada pelaku UMKM.

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala dinas kesehatan Dr. Hj NILAL FAUZIAH beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Dirut RSUD TAKALAR Dr. RUSLAN RAMLI, Amd.Kes beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan RIFANY, S.Ip., M.Si mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Bidang DIKDAS RAKMADI, S.Pd., M.Pd beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64.

Kepala DPMPTSP Pangkep, Sulfida mengatakan, semua pelaku usaha wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Bimtek ini, diigelar untuk memberikan wawasan kepada pelaku usaha skala mikro ataupun menengah ke atas untuk mendapatkan akses perijinan tanpa ribet.

“Sekarang sudah ada OSS-RBA yang ada di MPP untuk mempermudah pelayanan perijinan buat pelaku usaha di Pangkep,”katanya.

Diakui, DPMTPSP pernah mendapati sejumlah pelaku usaha yang tidak dilengkapi ijin.

“Itu kita suruh hentikan pekerjaannya, sebelum mereka mengantongi dari perijinan,”jelasnya.

Bimtek digelar dua hari menggunakan DAK non fisik. Peserta terdiri dari pelaku UMKM dan utusan kecamatan dan kelurahan.

Bimtek dibuka oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) di aual hotel Mattampa Inn, Selasa(30/5/23).

Bupati MYL mengatakan, ia selalu menyampaikan peningkatan taraf ekonomi masyarakat bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga oleh pengusaha.

“Sebagai pengusaha terus meningkatkan usaha, insya Allah laju pertumbuhan ekonomi di Pangkep bisa lebih cepat,”katanya.

Pemkab Pangkep lanjut MYL, terus mendukung peningkatan UMKM. Salah satunya memberikan bantuan melalui OPD terkait.

Bupati MYL juga berharap, agar pelaku UMKM dan non UMKM agar mensolisasikan agar memasukan nilai investasi.

Ditegaskannya, Pemkab Pangkep tidak akan mempersulit perijinan usaha selama tidak melanggar aturan.

“Kalau itu melanggar aturan, mau bagaimana pun saya tidak akan berani berikan ijin. Tapi selama usaha iti benar dan sesuai aturan, saya sampaikan ke Kadis kalau bisa dipercepat, percepat,”jelasnya.

Laporan Kepala DPMPTSP, triwulan pertama tahun 2023, nilai ivestasi UMKM Pangkep telah mencapai Rp 949 milyar.

Nilai investasi ini menempati posisi kelima di Sulsel, di bawah Makassar, Luwu, Bantaeng dan Luwu Timur. (hamzah)

No More Posts Available.

No more pages to load.