Diduga Kurang Semen,  Jalan Allecalimpo-Libukang Retak

oleh
oleh

Diduga Kurang Semen,  Jalan Allecalimpo-Libukang Retak

 

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala dinas kesehatan Dr. Hj NILAL FAUZIAH beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Dirut RSUD TAKALAR Dr. RUSLAN RAMLI, Amd.Kes beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan RIFANY, S.Ip., M.Si mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Bidang DIKDAS RAKMADI, S.Pd., M.Pd beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64

Hari Jadi Takalar Ke-64

Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya mengucapkan SELAMAT HARI JADI TAKALAR KE-64.

Pinrang-makassarpena.com. Proyek pemeliharaan berkala jalan, ruas Allecalimpo – Libukang, dengan jumlah anggaran 4 miliar lebih dengan volume 1,425 M3, diduga proteksi jalan tersebut dikerja asal – asalan.

Kerusakan itu terpantau tim Jurnalis Independen di lokasi proyek jalan Allecalimpo – Libukang Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (10/10/2022).

Tim Jurnalis Independen temukan proyek jalan beton yang baru dikerja sudah retak dan proteksi yang satu paket dengan jalan beton, ditemukan beberapa titik sudah rusak dan banyak yang berongga yang parahnya lagi proteksi yang belum kering tersebut sudah di timbun, diduga untuk menutupi susunan batu yang berongga ditambah lagi dugaan campuran semennya tidak sesuai karena dari sampel yang diambil terlihat kurang semennya.

Sementara salah satu warga yang merupakan petani areal tersebut menyampaikan, kami selalu bertanya tanya dalam hati pak, proyek ini apa ada pengawasnya atau tidak, karena banyak dalam pemasangan pondasinya tidak di gali terlebih dahulu karena berlumpur tapi ada juga yang digali pak tapi cuma satu mata skop kebawah.

Petani yang tidak mau disebutkan namanya tersebut menambahkan, pasangan batunya pak banyak yang berongga, mungkin karena itu cepat cepat ditimbun untuk menutupi rongga tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata ruang Awaluddin Maramat yang ditemui menyampaikan, temuan ini akan kami tindak lanjuti dengan memanggil pihak kontraktor untuk konfirmasi, terkait adanya kerusakan akan kami suruh perbaiki karena itu ada pemeliharaannya. (ys)

No More Posts Available.

No more pages to load.